Rektor Unila Ditangkap KPK

Anak Wakil Presiden Ma'ruf Amin Masuk Daftar Penitip Mahasiswa Kedokteran Unila Lewat Karomani

Anak Wakil Presiden Indonesia, Ma'ruf Amin masuk daftar nama penitip mahasiswa Kedokteran di Unila lewat Prof Karomani.

|
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Teguh Prasetyo
tribunlampung/riyo pratama
Prof Karomani saat menjadi saksi terdakwa Heriandi dan M Basri di PN Tanjungkarang, Kamis (6/4/2023). 

Tribunlampung.co.id,Bandar Lampung - Anak Wakil Presiden Indonesia, Maruf Amin masuk daftar nama penitip mahasiswa Kedokteran di Unila lewat mantan Rektor Unila Prof Karomani.

Putri Sulung Wapres RI Maruf Amin, Siti Ma'rifah diakui pernah berkomunikasi dengan mantan Rektor Unila Prof Karomani.

Komunikasi itu mengarah untuk menitipkan anaknya untuk masuk Kedokteran Unila melalui Karomani.

Hal itu terungkap saat Jaksa Penuntut Umum (JPU), KPK menunjukkan daftar tabel calon mahasiswa titipan pada tahun 2021 dalam sidang PMB Unila di PN Tanjungkarang, Kamis (6/4/2023).

Dari puluhan nama yang tertulis dengan kode 421-311-10473, ada nama, MFJ  (calon mahasiswa), pilihan 1 Pendidikan Kedokteran, Pilihan 2 UINJ Pendidikan Dokter, anak Wapres/Rektor.

Baca juga: Karomani Akui Terima Rp 400 Juta dari Orang yang Mengatasnamakan PJ Bupati Mesuji Sulpakar

Baca juga: Karomani Akui Terima Rp 500 Juta dari Keponakan Gubernur Arinal untuk Loloskan 2 Mahasiswa FK Unila

Hal itu diakui Karomani saat ia menjadi saksi Heriandi dan M Basri.

"Kalau ada kode nama saya itu berarti titipan melalui saya," kata Karomani saat memberi keterangan.

Disinggung JPU, apakah Karomani memiliki hubungan baik dengan anak wapres, ia mengiayakan.

"Ia kenal, kami dekat karena sama-sama dari Banten," ujarnya.

Kendati demikian, Karomani menjelaskan, meski titipan anak Wapres, dirinya tetap berpegang teguh yang lolos harus memenuhi passing grade SBMPTN.

"Anaknya tidak lulus melalui SBMPTN, dia akhirnya lulus lewat SNMPTN dan tidak memberikan apapun," pungkasnya.

Keponakan Gubernur Lampung Arinal

Pada sidang sebelumnya, Karomani mengakui terima uang Rp 500 juta dari keponakan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.

Uang tersebut diterima Karomani untuk meloloskan seorang mahasiswa inisial MA dan AAA untuk berkuliah di Fakultas Kedokteran Unila tahun 2021.

Hal itu terungkap saat Karomani memberi kesaksian untuk terdakwa Heryandi dan Muhammad Basri dalam sidang perkara suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) Universitas Lampung (Unila) Tahun 2022, Selasa (4/4/2023).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved