Berita Lampung
Heboh Penampakan Kucing Emas Langka di Pesawaran
Camat Gedong Tataan Darlis juga memastikan hewan tersebut bukanlah harimau seperti yang dikira sebelumnya. Tetapi, jenis kucing hutan atau kucing emas
Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Warga dihebohkan dengan kemunculan yang diduga merupakan kucing emas.
Hewan langka itu terlihat di sekitar perkebunan karet milik PTPN 7 di Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, Kamis (13/6/2024) sekira pukul 09.30 WIB.
Asisten Afdeling III PTPN 7 Way Berulu, Otto Winanto Panjaitan, mengatakan, kucing tersebut ditemukan tak jauh dari posko pekerja.
“Dari posko ke arah timur sana kurang lebih 500 meter, di areal tanam 92,” ucap Otto, Jumat (14/6/2024).
Otto menjelaskan, setelah terlihat kemunculan hewan tersebut, warga melaporkan ke pekerja yang sedang menyadap karet.
Pekerja langsung berbondong-bondong mencari keberadaan kucing emas tersebut.
Mereka melihat hewan menyerupai kucing berada di atas pohon yang tingginya sekitar 15 meter. “Banyak yang foto-foto juga saat melihat itu,” terangnya.
Diduga karena takut, kucing itu tak berani turun dari pohon.
“Enggak bereaksi. Turun pun tidak,” ucap Otto. Dia menyebut, kucing itu masih berada di atas pohon hingga sekira pukul 16.00 WIB.
Camat Gedong Tataan Darlis juga memastikan hewan tersebut bukanlah harimau seperti yang dikira sebelumnya.
Tetapi, jenis kucing hutan atau kucing emas.
Menurutnya, kucing emas termasuk hewan langka yang dilindungi.
“Tetapi sekilas memang menyerupai harimau,” katanya.
Pihak PTPN 7 telah melaporkan penemuan itu ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Lampung.
Namun, kata Otto, BKSDA baru akan turun ke lokasi. “Ya, informasinya BKSDA akan turun ke lokasi,” ucap dia.
Otto pun mendapatkan informasi dari pihak BKSDA bahwa hewan itu merupakan catopuma, spesies kucing kecil Asia Tenggara yang biasa disebut kucing emas.
Ciri-cirinya, memiliki bulu cokelat kemerahan pekat di punggung dan corak lebih gelap di kepala.
Menurut Siswanto, pekerja PTPN 7, ciri-cirinya lebih menyerupai kucing besar.
“Ya, mirip kucing, langsing dan memanjat pohon,” ungkapnya, Jumat (14/6/2024).
Dia menerangkan, bentuk dan wajah hewan tersebut mirip macan.
“Warna wajahnya hitam putih. Cuma kalau badan keemasan,” katanya.
Kanit Polhut BKSDA Bengkulu SKW III Lampung M Husin memastikan satwa yang muncul di perkebunan PTPN 7 itu adalah kucing emas.
Dia mengatakan, pihaknya telah mempelajari foto dan video yang dikirimkan.
“Ya, itu sempat geger dan laporan juga telah kami terima dari salah satu pekerja perkebunan PTPN 7. Hewan tersebut adalah kucing emas,” ungkap Husin, Jumat (14/6/2024).
Husin juga memastikan akan mengecek dan mengevakuasi satwa langka tersebut.
Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan PTPN 7.
“Jadi, perlu kami meluruskan bahwa itu bukan harimau. Namun, dugaan kuat adalah kucing emas. Tergolong satwa yang dilindungi,” ucapnya.
Dia menerangkan, satwa ini memang jarang terekspose dan jarang berjumpa dengan manusia.
Kucing emas memiliki sifat yang sukar diidentifikasi dan selalu menghindari perjumpaan dengan manusia.
Sedangkan keberadaan hewan itu di atas pohon bukan sifat alaminya.
Ia menduga, satwa itu terjebak setelah melakukan aktivitas saat hendak kembali ke hutan register.
Namun, kucing itu panik melihat para pekerja mennyadap karet.
Satwa ini berusaha menghindar dengan memanjat ke atas pohon.
“Sebab hewan ini takut dengan manusia. Bahkan jika dilihat dari ukurannya, berat hewan ini sekitar 8 sampai 15 kilogram,” jelas dia seraya mengimbau para pekerja untuk tetap waspada dan hati-hati.
Dia menerangkan, dalam dunia konservasi, kemunculan kucing emas di Pesawaran adalah hal yang menakjubkan.
Akan tetapi, satwa ini memang sangat pemalu dan sensitif.
(Tribunlampung.co.id/Okky Indra Jaya)
| Kuli Rongsokan di Metro Lampung Tega Curi Gelang Emas Puluhan Juta Milik Majikan |
|
|---|
| Gubernur Mirza: Pengusaha yang Cari Cuan di Lampung Wajib Bayar Pajak |
|
|---|
| Kejati Lampung Percepat Pemberkasan Perkara Arinal Djunaidi |
|
|---|
| Penemuan Mayat Korban Tenggelam KM Arof Berawal dari Laporan Nelayan Lampung Timur |
|
|---|
| Dosen UIN Radin Intan Lampung: Kenaikan Harga BBM Berdampak ke Perbaikan Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Penampakan-kucing-emas-di-Gedong-Tataan-Pesawaran.jpg)