Berita Lampung

Waspada! Gelombang 4 Meter Potensi Terjadi di Perairan Pesisir Barat Lampung

BMKG Lampung menginformasikan jika gelombang tinggi berpotensi terjadi di perairan Pesisir Barat, Lampung, dalam 3 hari ke depan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: saidal arif | Editor: Noval Andriansyah
Dokumentasi Tribunlampung.co.id
Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung menginformasikan jika gelombang tinggi berpotensi terjadi di perairan Pesisir Barat, Lampung, dalam 3 hari ke depan. Adapun data BMKG Lampung, gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter, berpotensi terjadi sejak 19 sampai 21 Januari 2025. 

Kejadian nahas yang menimpa Bayu Firmansyah saat bersama teman, Sendi (17) mencari ikan di laut Pekon (Desa) Walur, Kecamatan Krui Selatan, Minggu (5/1/2024) pukul 02.00 WIB.

Dua remaja yang berstatus sebagai pelajar itu terjebak ombak besar saat memanah ikan.

Sendi selamat, sedangkan Bayu ditemukan sudah tidak bernyawa.

Kepala BPBD Pesbar, Imam Habibbudin menceritakan peristiwa tersebut bermula saat kedua korban mamanah ikan di perairan pantai Walur.

Saat itu tiba-tiba datang ombak besar menghantam dan menyeret keduanya.

Satu korban bernama Sendi berhasil menyelamatkan diri sedangkan satu rekannya, Bayu Firmansyah hanyut terbawa arus.

Imam mengungkapkan, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat adanya warga yang terbawa arus pihaknya langsung bergerak melakukan pencarian.

"Kami langsung bergerak dan berkoordinasi dengan Polsek," jelasnya.

Setelah dilakukan pencarian bersama warga dan stakeholder terkait akhirnya pada pukul 06.00 WIB korban Bayu Firmansyah akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Setelah itu korban kemudian langsung dibawa ke rumah duka.

Harga Ikan Meroket

Gelombang tinggi yang terjadi di perairan Pesisir Barat Lampung memaksa para nelayan menyandarkan perahunya dan tak bisa melaut.

Kondisi ini mengakibatkan harga ikan laut di pasar melambung tinggi.

Rido Suharyanto, nelayan setempat mengatakan, tak berani melaut karena gelombang tinggi yang sedang terjadi.

"Gelombangnya cukup tinggi, kalau dipaksakan melaut ngeri resikonya terlalu besar," ungkapnya, Sabtu (21/12/2024).

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved