Berita Lampung

BGN Hapus 1.414 Calon SPPG, Bagaimana di Lampung?

Saat dikonfirmasi, Ketua Satgas MBG Lampung Saipul mengaku pihaknya belum dapat memastikan apakah ada SPPG yang dihapus.

Tayang:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
SPPG DIHAPUS - (Ilustrasi) Sebanyak 1.414 calon Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia dihapus karena tidak berprogres selama lebih dari 45 hari.  

Hingga saat ini, sudah ada 326 SPPG atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). 

Sementara targetnya adalah 10.000 lebih SPPG tersertifikasi. 

"Per hari ini 326 dari 10.000. Karena mereka masih dicek labnya, sudah secara kasat mata lulus, tetapi kan kita butuh lab. Nah lab ini kan butuh 5-7 hari," kata Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavinus dalam temu media di Jakarta, Jumat (17/10/2025). 

Dia mengatakan, jumlah itu dari target sekitar 10.700 SPPG. Sekitar 2.500 sudah dicek dan 2.000 SPPG masih menunggu hasil uji lab sebelum diberikan SLHS.

Oleh karena ada prosedur berupa pengecekan laboratorium tersebut, dia mengingatkan SPPG untuk segera mendaftar. 

Dia menambahkan, peraturan terbaru menyebutkan apabila Dinas Kesehatan menyatakan SPPG belum layak, maka SPPG tidak boleh beroperasi.

Ada sejumlah faktor yang perlu diperhatikan dalam mengoperasikan SPPG, antara lain kebersihan lingkungan, sanitasi, dan air. Upaya ini, katanya, dilakukan untuk mencegah keracunan akibat program MBG dengan memastikan keamanan pangan. 

"Jadi kami, jangan khawatir, kami yang nge-push terus, karena saya ditugaskan oleh Pak Menteri dan Pak Presiden untuk memantau," katanya. 

Terkait dengan penghentian sementara program MBG akibat kejadian luar biasa keracunan, katanya, program itu terus dijalankan sambil dipantau dan diperbaiki.

"Kan kasihan juga kalau distop, sementara mereka enggak punya masalah. Satu provinsi itu kadang-kadang nol aja, enggak ada masalah. Jadi bayangin kalau ada satu titik yang bermasalah, terus yang 10 ribu tempat distop, kan aneh juga," katanya. 

Oleh karena itu, pihaknya juga meminta ada satu ahli kesehatan lingkungan ditempatkan di BGN, sebagai upaya memperkuat pengawasan itu.

Benjamin mengatakan MBG adalah intervensi langsung dari negara untuk menangani sejumlah hal, seperti stunting serta peningkatan gizi. 

Dalam kesempatan itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan semua harus mendukung MBG karena dengan gizi yang baik sekitar 40-50 masalah kesehatan bisa diselesaikan.

"Karena gizi itu ada hubungannya sama TBC juga, ada hubungannya sama stunting, ada hubungannya sama infeksi, ada hubungan kematian ibu anak," kata dia.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved