Berita Lampung
Kunker ke Lampung, Wamenkes Tegaskan Pentingnya Deteksi Penyakit TB
Di Lampung sendiri, berdasarkan data tahun 2025, jumlah kasus TB yang ditemukan mencapai 20.375 kasus.
Selain TB, pemerintah juga menyoroti penanganan stunting dan gizi buruk sebagai bagian dari delapan program unggulan nasional di sektor kesehatan.
Menurut Wamenkes, upaya ini sangat penting untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang sehat, cerdas, dan kompetitif menuju target Indonesia sebagai negara maju pada 2045.
"Kalau kita ingin menjadi negara maju di 2045, SDM harus sehat dan berkualitas. Stunting dan gizi buruk harus kita atasi dari sekarang," tegasnya.
Ia juga menyinggung posisi Indonesia yang saat ini berada di peringkat ke-16 ekonomi dunia dan tergabung dalam forum G20, dengan proyeksi masuk 6-7 besar dunia pada 2045.
Pusat Siap Dukung Daerah
Pemerintah pusat, kata Wamenkes, akan terus memperkuat dukungan kepada daerah, terutama dalam penyediaan anggaran, alat kesehatan, serta peningkatan kapasitas tenaga di lapangan.
"Kami siapkan anggaran, alat, dan dukungan penuh. Tapi yang paling penting adalah kerja bersama sampai ke tingkat kader," katanya.
Kunjungan Wamenkes menjadi bagian dari upaya percepatan eliminasi TB serta penurunan angka stunting di Lampung, sekaligus memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dalam pembangunan kesehatan nasional.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memastikan penanganan tuberkulosis (TB) di daerah berjalan optimal, khususnya di layanan kesehatan tingkat pertama.
Dalam kunjungan tersebut, Benjamin dan Wiyagus meninjau fasilitas pelayanan, alur pemeriksaan pasien, hingga sistem deteksi dini TB yang diterapkan di puskesmas.
Mereka juga berdialog dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui tantangan di lapangan dalam menangani kasus TB.
Sementara itu, Wamendagri Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam memperkuat layanan kesehatan dasar, termasuk dalam penanganan TB.
“Puskesmas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar mantan Kapolda Lampung ini.
Menanggapi hal tersebut, Wagub Lampung Jihan Nurlela menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam memperkuat langkah penanganan.
Pemprov Lampung, kata dia, akan meningkatkan surveilans penyakit, memperluas cakupan imunisasi, serta memperkuat edukasi dan kerja sama lintas sektor.
“Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis penanganan TB dan penyakit menular lainnya bisa lebih optimal,” ujar Jihan.
"Sebagai langkah lanjutan, pemprov akan melibatkan komunitas dalam dan pencegahan kasus," pungkasnya.
(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus/Riyo Pratama)
Berita Lampung
Tribunlampung.co.id
tuberkulosis
Bandar Lampung
Lampung
Akhmad Wiyagus
Menteri Kesehatan
Menteri Dalam Negeri
Eva Dwiana
Jihan Nurlela
Rahmat Mirzani Djausal
Multiangle
| Terungkap Motif Pria di Lampung Tengah Tega Bacok Kakak Ipar |
|
|---|
| Bulan Depan 8.791 Ha Sawah di Pringsewu Bakal Panen Padi |
|
|---|
| Waspada Longsor, BPBD Lamteng Memperkuat Sistem Peringatan Dini Berbasis Masyarakat |
|
|---|
| Ratusan Alumni Pesantren Al-Muhibbin Hadiri Halal Bihalal HIKAM di Lampung |
|
|---|
| Kondisi Korban Tersambar Petir di Pesawaran, Butuh Penanganan Dokter Jantung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Wamenkes-dan-Wamendagri-Tinjau-Puskesmas-Way-Halim-43.jpg)