Berita Lampung
KONI Lampung Desak Pembangunan Pengganti GOR Saburai
Langkah ini dinilai mendesak guna mendukung kesiapan Lampung yang akan menjadi tuan rumah perhelatan PON XXXII pada 2032.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Bangunan pengganti GOR Saburai ditagih karena sekarang lokasi tersebut telah menjadi bagian dari Masjid Raya Al-Bakrie.
- Hal ini dinilai mendesak guna mendukung kesiapan Lampung yang akan menjadi tuan rumah perhelatan PON XXXII pada 2032.
- Kebutuhan sarana pertandingan dan tempat latihan atlet dinilai sangat penting untuk menggantikan sarana GOR Saburai yang telah digusur.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung mendesak Pemerintah Daerah setempat segera merealisasikan pembangunan fasilitas olahraga pengganti Gedung Olahraga (GOR) Saburai.
Langkah ini dinilai mendesak guna mendukung kesiapan Lampung yang akan menjadi tuan rumah perhelatan PON XXXII pada 2032 mendatang bersama provinsi Banten.
Kebutuhan sarana pertandingan dan tempat latihan atlet dinilai sangat penting untuk menggantikan sarana GOR Saburai yang telah digusur dan dialihfungsikan menjadi bagian dari Masjid Raya Al-Bakrie.
Wakil Ketua II KONI Lampung, Riagus Ria mengatakan, dalam persiapan menjadi tuan rumah, pembangunan infrastruktur fisik harus difokuskan pada cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan di wilayah Lampung.
"Dari 56 cabor wajib, sudah kita bagi dengan Banten. Kita dahulukan cabor-cabor yang bertanding di Lampung sebagai skala prioritas. Bukan berarti mengabaikan yang lain, tapi yang bertanding di Banten pengerjaannya menyusul," Ujar Riagus, Kamis (23/4/2026).
Baca juga: Lampung-Banten Diminta Kejar 3 Target Utama Ketika Jadi Tuan Rumah PON 2032
Persoalan ketiadaan pengganti GOR Saburai menjadi sorotan tajam KONI Lampung.
Sebagaimana diketahui, GOR yang selama ini menjadi pusat kegiatan olahraga tersebut telah dibongkar dan kini menjadi Masjid Agung Al-Bakrie.
Namun, hingga saat ini, belum ada bangunan pengganti yang berdiri untuk menampung aktivitas para atlet.
Hal ini menyebabkan minimnya tempat latihan yang representatif bagi para atlet berbagai cabor di Lampung.
KONI pun mendorong pemerintah daerah agar segera mencari solusi konkret, termasuk menjajaki kerja sama dengan pihak ketiga guna mempercepat pembangunan gedung olahraga baru.
"Untuk itu pihak KONI mendesak agar hal tersebut segera direalisasikan agar dapat dipergunakan sebagai venue maupun sarana latihan bagi atlet berbagai cabor," tegasnya.
Sebagai bentuk tindak lanjut, KONI Lampung telah menyusun daftar prioritas pembangunan fisik yang dibutuhkan.
Rekomendasi tertulis tersebut dijadwalkan akan diserahkan secara resmi kepada dinas terkait pada akhir pekan ini.
KONI berharap dengan adanya gedung pengganti yang memadai, persiapan atlet Lampung dalam menghadapi PON XXXII dapat berjalan maksimal, mengingat status Lampung sebagai tuan rumah menuntut ketersediaan fasilitas yang sesuai standar nasional.
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)
| Satlantas Polres Lampung Tengah Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan |
|
|---|
| Muslimat NU Lampung Tengah Perkuat Peran Sosial Lewat Senam Massal |
|
|---|
| Rektor UML 2026–2030 Resmi Dilantik, Marzuki Fokus Penyatuan Kampus di Sukarame |
|
|---|
| Berkat Pelatihan Gratis, Suratini Ubah Nasib dari Buruh Jadi Pengusaha Batik |
|
|---|
| Calon Jemaah Haji Termuda Pringsewu Aqila Gantikan Almarhum Ayah Dampingi Ibu ke Tanah Suci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/KONI-Lampung-Desak-Pembangunan-Pengganti-GOR-Saburai.jpg)