Idul Adha 2026

Pemkot Metro Kerahkan 59 Petugas Awasi Lebih dari 2.000 Hewan Kurban

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, secara resmi melepas tim pengawas tersebut dalam apel di Rumah Dinas Wali Kota

Tayang:
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Kominfo
PETUGAS - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (KP3) Kota Metro menyiapkan 14 dokter hewan yang tersebar di lima kecamatan sebagai koordinator pemeriksaan, Rabu (27/5/2026). (Kominfo) 
Ringkasan Berita:
  • Dinas KP3 Kota Metro mencatat lebih dari 2.000 hewan kurban akan disembelih saat hari tasyrik
  • Pemkot Metro menurunkan 59 petugas Tim Pemeriksa Hewan Kurban
  • Wali Kota melepas tim pengawas di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (27/5/2026)

Tribunlampung.co.id, Kota Metro - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (KP3) Kota Metro mencatat jumlah hewan kurban tahun ini diperkirakan mencapai lebih dari 2.000 ekor yang akan disembelih selama hari tasyrik.

Untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak konsumsi, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menurunkan 59 personel Tim Pemeriksa Hewan Kurban ke lapangan.

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, secara resmi melepas tim pengawas tersebut dalam apel di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (27/5/2026).

“Pemerintah Kota Metro ingin memastikan seluruh proses berjalan dengan baik serta hewan yang disembelih dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi masyarakat,” kata Bambang, Rabu (27/5/2026).

Ia mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam berkurban di tengah tantangan ekonomi yang ada. Bambang juga berharap distribusi daging kurban dapat berjalan lancar dan merata kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hingga saat ini, tim pengawas mencatat sebanyak 794 ekor kambing telah terverifikasi. Sementara itu, pendataan dan pemeriksaan fisik sapi masih terus dilakukan di lima kecamatan.

Plt. Kepala Dinas KP3 Kota Metro, Pipi Puspita, mengatakan pihaknya menurunkan 14 dokter hewan yang bertugas sebagai koordinator pemeriksaan di tingkat kecamatan.

“Kami menyiapkan 14 dokter hewan yang tersebar di lima kecamatan sebagai koordinator pemeriksaan,” ujarnya.

Ia menyebutkan terdapat 382 titik pemotongan hewan kurban yang tersebar di seluruh wilayah Kota Metro. Jumlah tersebut diperkirakan masih bertambah seiring laporan dari panitia kurban di berbagai lokasi.

Untuk memperluas jangkauan pengawasan, Pemkot Metro juga melibatkan dunia pendidikan dalam proses pemeriksaan. Selain tenaga teknis dan paramedik veteriner, tim pengawas turut diperkuat oleh siswa dari SMK Negeri 2 dan SMK Negeri 4 Kota Metro.

Keterlibatan pelajar ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung terkait standar kesehatan hewan dan pangan di lapangan.

Dinas KP3 mengimbau panitia kurban yang belum terdata agar segera berkoordinasi dengan petugas di masing-masing kecamatan. Setiap kecamatan telah memiliki koordinator dokter hewan yang dapat dihubungi untuk pemeriksaan maupun pendampingan penyembelihan hewan kurban.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved