Berita Lampung
Gubernur Lampung Minta Warga Jujur Saat Didatangi Petugas Sensus Ekonomi
Gubernur Lampung mengimbau seluruh lapisan masyarakat menyambut hangat petugas Sensus Ekonomi 2026 dan memberikan data yang jujur
Penulis: Hurri Agusto | Editor: soni yuntavia
Ringkasan Berita:
- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menyambut hangat petugas Sensus Ekonomi 2026 dan memberikan data yang jujur
- masyarakat tidak perlu khawatir terkait keamanan informasi yang diberikan kepada petugas lapangan.
- Data yang diberikan tidak terafiliasi dengan kepentingan pihak mana pun serta dijamin kerahasiaannya
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menyambut hangat petugas Sensus Ekonomi 2026 dan memberikan data yang jujur.
Baca juga: BPS Metro Mulai Sensus Ekonomi 2026
"Saya mengajak seluruh masyarakat Provinsi Lampung untuk turut menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan terbuka kepada petugas sensus," ujarnya, Senin (15/6/2026).
Ia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terkait keamanan informasi yang diberikan kepada petugas lapangan.
"Data yang diberikan tidak terafiliasi dengan kepentingan pihak mana pun serta dijamin kerahasiaannya," tegas Mirza.
Gubernur menjadi warga pertama di Bumi Ruwa Jurai yang didata oleh petugas BPS dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
BPS menyiapkan 8.619 petugas lapangan yang telah terlatih guna melakukan pendataan Door-to-door (rumah ke rumah) selama periode sensus selama lebih kurang 2,5 bulan atau tepatnya mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Gubernur juga menegaskan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum krusial karena hanya digelar satu kali dalam satu dekade.
"Alhamdulillah, saya telah melaksanakan sensus ekonomi. Sensus ekonomi ini terakhir dilaksanakan pada tahun 2016 lalu. Tentunya dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, telah terjadi banyak perkembangan dan perubahan di Provinsi Lampung," kata Mirza.
Menurut Mirza, berbagai dinamika di masyarakat serta dunia usaha, termasuk perubahan tata kelola dan tata niaga dalam beberapa tahun terakhir, wajib didokumentasikan secara menyeluruh.
Ia menambahkan, akurasi data sensus ini nantinya akan menjadi fondasi kuat bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada rakyat, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang inklusif hingga peningkatan kualitas pendidikan.
Sementara, Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, menjelaskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 kali ini menggunakan pendekatan sensus lengkap.
Artinya, seluruh pelaku usaha tanpa terkecuali akan dicatat.
"Ketika kita berbicara tentang pelaku usaha, tidak hanya usaha yang terlihat secara formal atau memiliki tempat usaha tetap. Pelaku usaha yang berada di lingkungan rumah tangga hingga yang bergerak di sektor pertanian pun akan kami data," jelas Ahmadriswan.
Dari data komprehensif ini, pemerintah bisa memetakan sektor mana saja yang paling produktif, sektor yang butuh dorongan stimulus, hingga sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja.
Sebelumnya, BPS Lampung juga telah melakukan pendataan terhadap sektor usaha skala besar dan mendapatkan respons yang sangat baik.
"Kami akan melakukan pendataan secara menyeluruh tanpa pengecualian. Hal ini penting agar data yang dihasilkan benar-benar lengkap dan mampu menggambarkan kondisi ekonomi yang sebenarnya di Provinsi Lampung," pungkasnya.
( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )
| KONI Lampung Targetkan Medali Emas Cabang Olahraga Basket pada PON 2028 |
|
|---|
| Atlet Senam Aerobik Lampung Borong 18 Medali Kejuaraan Gymnastic Jakarta Open 2026 |
|
|---|
| Kronologi Kebakaran Mobil Jip Mini Milik Warga Sidomulyo Lampung Selatan |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, Biaya Perjalanan Dinas Pemkab Lampung Tengah Tak Berubah |
|
|---|
| Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Dinilai Tekan Sektor Industri, DPRD Dorong Energi Terbarukan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Gubernur-orang-pertama-yang-didata-BPS-dalam-Sensus-Ekonomi-2026.jpg)