Kasus Narkoba di Bandar Lampung

Disuruh Napi Lapas Kalianda Antar Sabu, RB Diupah Rp 7 Juta

Ternyata ini merupakan kali kedua RB menerima perintah dari Telukbetung, oknum narapidana Lapas Kalianda.

Disuruh Napi Lapas Kalianda Antar Sabu, RB Diupah Rp 7 Juta
Tribunlampung.co.id/Joviter
Kapolsek Telukbetung Utara Kompol Indra menunjukkan barang bukti sabu yang disita dari tiga tersangka, Jumat (14/2/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tersangka RB (30) mengaku mendapat upah Rp 7 juta untuk sekali mengantar narkoba. 

Ternyata ini merupakan kali kedua RB menerima perintah dari Telukbetung, oknum narapidana Lapas Kalianda.

"Yang pertama sudah terkirim, sabu-sabu berat 500 kilogram,"  ujar RB dalam ekspose di Mapolsek Telukbetung Utara, Jumat (14/2/2020).  

RB mengaku mendapat upah langsung dari TB melalui transfer.

Barang Bukti 410 Gram Sabu Titipan Narapidana Lapas Kalianda

BREAKING NEWS Polsek TbU Sita 410 Gram Sabu dari 3 Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

Jadi Kurir Sabu, Oknum PNS di Lampung Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 500 Ribu

Dituntut 18 Bulan, Kadisdik Pesisir Barat: Terlalu Berat

Saat ini polisi masih menelusuri keberadaan orang yang memesan sabu tersebut. 

"Komunikasinya lewat HP. Untuk mengantar barang ini, saya suruh JM dan SF, " katanya. 

Kapolsek TbU Kompol Indra mengatakan, ketiga tersangka memiliki peran berbeda.

RB (30) berperan sebagai orang yang menjalin komunikasi dengan TB,  napi Lapas Kalianda, melalui ponsel. 

TB menyuruh RB mengambil barang di lokasi yang telah disepakati.

Setelah itu, RB memerintahkan JM dan SF untuk mengambil barang tersebut. 

Halaman
12
Penulis: joeviter muhammad
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved