Tribun Bandar Lampung

RSUDAM Akui Dua Kesalahan Penanganan Pasien DBD Meninggal di Selasar

Manajemen Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek mengakui ada dua kesalahan terkait penanganan pasien M Rezki Mediansori (21).

RSUDAM Akui Dua Kesalahan Penanganan Pasien DBD Meninggal di Selasar
Dokumentasi Warga
RSUDAM Akui Dua Kesalahan Penanganan Pasien DBD Meninggal di Selasar 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Manajemen Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUDAM) mengakui ada dua kesalahan terkait penanganan pasien M Rezki Mediansori (21).

Warga Palas, Lampung Selatan itu meninggal dunia saat berada di selasar rumah sakit karena sakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Selasa (11/2/2020).

Hal tersebut disampaikan Direktur Pelayanan RSUDAM Pad Dilangga saat hearing dengan Komisi V DPRD Provinsi Lampung bersama BPJS Kantor Cabang Bandar Lampung, Kamis (13/2/2020).

Pad menyatakan, kesalahan pertama adalah tindak penanganan medik yang perlu tingkatkan dan kedua, adanya kesalahan menawarkan obat jenis vitamin hati kepada pasien BPJS secara berbayar.

Ia menambahkan, keterlambatan tindak penanganan medik terhadap Rezki diakibatkan ketidakadaan dokter rehap medik di RSUDAM.

Ada Dugaan Maladministrasi, Ombudsman Beri Waktu 14 Hari untuk Gubernur Evaluasi RSUDAM

Pasien Meninggal Diduga Ditelantarkan di RSUDAM, Video Keluarga Pasien Marah-marah Beredar di Medsos

Pengendara Pasrah Knalpot Dipotong, Satlantas Polresta Bandar Lampung Eksekusi 257 Knalpot Racing

KPU Lampung Serahkan Kasus Esti ke Proses Hukum

Tindakan medis akhirnya dilakukan dokter poli.

 "Dokter rehap medik di RSUDAM telah pensiun tahun 2019 lalu, dan sekarang masih dicari penggantinya. Sementara untuk fungsinya dijalankan sementara oleh dokter poli," jelasnya.

Terkait untuk masalah gangguan hati Pad menjelaskan, penyakit DBD pasien sudah dalam tahap kronis, sehingga menjalar ke fungsi hati.

Kepala Cabang BPJS Bandar Lampung Muhammad Fakhriza menyayangkan tindakan RSUDAM yang menawarkan obat jenis vitamin hati kepada MRM secara berbayar.

Tindakan itu tidak sesuai dengan Permenkes Nomor 28 tahun 2014 tentang Jaminan Kesehatan.

Halaman
1234
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved