Berita Lampung

Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Solusi Akses Kredit Warga Lampung 

Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mendapatkan akses kredit yang lebih mudah dan terjangkau.

Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
AKSES KREDIT - Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono menyatakan Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mendapatkan akses kredit yang lebih mudah dan terjangkau. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, menekankan pentingnya percepatan operasional Koperasi Merah Putih sebagai solusi nyata bagi masyarakat desa yang masih kesulitan mengakses pembiayaan.

Dalam kunjungan kerjanya ke Terminal Tipe A Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Kamis (23/4/2026), Bambang menyoroti bahwa kehadiran koperasi tidak hanya soal kesiapan teknis, tetapi juga dampaknya terhadap kebutuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, banyak warga di pedesaan yang hingga kini belum tersentuh layanan keuangan formal.

Karena itu, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mendapatkan akses kredit yang lebih mudah dan terjangkau.

Baca juga: Koperasi Merah Putih di Bandar Lampung Akan Kembangkan Usaha Gerai Sembako 

“Kalau ini berjalan baik, masyarakat desa akan lebih mudah mendapatkan akses pembiayaan,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui implementasi program yang berada di bawah pembinaan Kementerian Koperasi dan UKM dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi ini masih menghadapi tantangan pemerataan kesiapan di berbagai daerah.

Dari hasil pengamatannya di daerah pemilihan Surabaya dan Sidoarjo, kondisi koperasi masih beragam—sebagian sudah siap beroperasi, sementara lainnya masih dalam tahap persiapan.

Namun, Bambang menilai hal tersebut sebagai bagian dari proses pembenahan skala besar, mengingat jumlah Koperasi Merah Putih yang mencapai puluhan ribu unit di seluruh Indonesia.

Ia pun mendorong pemerintah untuk menjadikan perbedaan kesiapan ini sebagai bahan evaluasi, sekaligus memastikan koperasi yang sudah berjalan dapat langsung memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ke depan, ia berharap koperasi tidak hanya hadir sebagai program, tetapi benar-benar menjadi solusi ekonomi berbasis desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

( Tribunlampung.co.id )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved