Berita Lampung

Duel Dua Pelajar SMP di Bandar Lampung Dipicu Aksi Bullying 

insiden berdarah duel dua pelajar SMP di Bandar Lampung dipicu dugaan aksi perundungan atau bullying

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
TIGA DOKTER SPESIALIS - Korban berinisial V (13), warga Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung kini menjalani perawatan di RSUDAM, Selasa (26/5/2026). Tiga dokter spesialis diterjunkan guna memastikan tidak ada kerusakan serius pada organ dalam korban. 

“Pasien masuk dengan keluhan mengalami tiga luka tusuk. Saat dievakuasi korban masih dalam keadaan sadar penuh meski mengalami pendarahan hebat,” jelas Maya.

Tim medis segera melakukan penanganan darurat dengan menjahit luka luar untuk menghentikan pendarahan. Setelah itu, tiga dokter spesialis diterjunkan guna memastikan tidak ada kerusakan serius pada organ dalam korban.

Dokter urologi memeriksa kemungkinan cedera pada ginjal dan saluran kemih, sementara dokter bedah toraks menangani adanya udara yang terjebak di paru-paru akibat luka tusuk di punggung.

Setelah mendapat penanganan intensif, kondisi korban dilaporkan mulai stabil dan telah dipindahkan ke ruang perawatan bedah pria. Meski demikian, tim medis masih melakukan pemantauan ketat setiap satu jam sekali guna mengantisipasi penurunan kadar hemoglobin dan kemungkinan kebutuhan transfusi darah.(dom)

 Tempuh Diversi

Polisi memastikan pelaku penusukan hanya satu orang dan saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, karena usia pelaku masih di bawah 13 tahun, polisi tidak melakukan penahanan.

Pelaku sementara dikembalikan kepada orang tuanya selama proses hukum berjalan.

Kapolresta Bandar Lampung menegaskan penanganan kasus ini akan mengedepankan mekanisme diversi atau penyelesaian di luar peradilan pidana sebagaimana diatur dalam sistem peradilan anak di Indonesia.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk mencari tahu permasalahan yang menyebabkan duel pelajar hingga luka tusuk.

"Kita lagi perintahkan Dinas Pendidikan, harus (mengetahui) detail apa permasalahannya," tukas Eva kepada awak media di sela-sela acara penyerahan sapi kurban presiden ke Masjid Al Mada, Selasa (26/5).

Eva berharap supaya persoalan yang melibatkan pelajar ini dapat segera selesai. Ke depan, tambah dia, kejadian serupa tidak boleh terjadi lagi. "Insyaallah selesai, Bismillah. Dan kejadian seperti ini enggak boleh terjadi lagi," ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi, Eva mengaku akan memberi pembinaan kepada pelajar. Yakni dengan turun langsung ke sekolah bersama tim dan satgas.

Eva menegaskan kepada pihak sekolah supaya memperkuat pengawasan. Apa lagi terkait keberadaan pelajar yang membawa senjata tajam.

Dia menyarankan supaya sekolah mengedukasi pelajar agar lebih fokus mengejar cita-cita dengan belajar.

( Tribunlampung.co.id / Dominius D Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved