Berita Lampung

Antrean Solar di SPBU Mengular 500 Meter, Nyaris Dekati Rumah Eks Gubernur Lampung 

 Antrean kendaraan untuk mengisi BBM solar di SPBU Jl Sultan Agung mengular, nyaris mendekati rumah eks Gubernur Lampung

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
ANTREAN SOLAR - Antrean kendaraan untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU 24.351.125 Jalan Sultan Agung, Kota Bandar Lampung, dalam sepekan terakhir dilaporkan mencapai sekitar 500 meter, Sabtu (13/6/2026). 

Pemantauan stok dan kondisi antrean dilakukan secara berkala melalui pelaporan harian.

Selain itu, Andi mengungkapkan adanya perubahan pola konsumsi BBM.

Penjualan Pertamax mengalami penurunan dari rata-rata 5 KL menjadi sekitar 3 KL per hari setelah kenaikan harga. Sebaliknya, penjualan Pertalite meningkat dari sekitar 13 KL menjadi 15 KL per hari.

Kondisi tersebut menunjukkan pergeseran konsumsi masyarakat ke BBM yang lebih terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan transportasi dan distribusi barang.

Stok Aman 

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan penyaluran Biosolar subsidi di Provinsi Lampung tetap berjalan sesuai alokasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan hingga saat ini kondisi stok dan distribusi Biosolar di wilayah Lampung masih dalam keadaan mencukupi dan terus disalurkan ke SPBU sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.

Menurut Rusminto, kepadatan kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dipengaruhi tingginya kebutuhan Biosolar subsidi pada lokasi dan waktu tertentu, seiring meningkatnya aktivitas transportasi serta distribusi barang.

“Penyaluran Biosolar subsidi di Lampung tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Pertamina terus berupaya mengoptimalkan distribusi dan pelayanan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Rusminto, Sabtu (13/6/2026).

Untuk menjaga kelancaran pelayanan, Pertamina telah menginstruksikan seluruh SPBU agar mengoptimalkan peran petugas marshal dalam mengatur arus kendaraan dan menjaga ketertiban antrean sehingga proses penyaluran BBM dapat berlangsung lebih lancar.

Selain itu, Pertamina bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan terus mengawal pelaksanaan Program Subsidi Tepat guna memastikan Biosolar subsidi diterima oleh konsumen yang berhak.

Pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi juga terus dilakukan, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait apabila ditemukan indikasi transaksi yang tidak sesuai ketentuan.

Pertamina turut melakukan monitoring serta penyesuaian distribusi pada SPBU dengan tingkat permintaan tinggi guna menjaga kelancaran pasokan.

Pemantauan terhadap penyaluran seluruh produk BBM di Lampung juga terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Rusminto menegaskan, kebijakan penambahan kuota BBM subsidi merupakan kewenangan pemerintah, sementara Pertamina siap menjalankan penugasan penyaluran sesuai alokasi yang ditetapkan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
Live
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved