Penelantaran Jenazah di Lampung
Keluarga Pasien Sesalkan Lambatnya Pelayanan RS Urip Sumoharjo
Keluarga pasien, Sp warga Unit 2, Kabupaten Tulangbawang, menyesalkan lambatnya pelayanan di Rumah Sakit Urip Sumoharjo (RSUS).
Penulis: Bayu Saputra | Editor: taryono
Petugas formalin yang diminta oleh keluarga baru tiba pukul 06.15 WIB dan selanjutnya petugas tersebut melakukan pengurusan jenazah di ruangan jenazah Rumah Sakit Urip Sumoharjo sesuai keyakinan pasien.
Selesai pada pukul 08.01 WIB, jenazah tuan Sp dan keluarga telah meninggalkan wilayah RSUS.
"Demikian penjelasan dan klarifikasi ini kami sampaikan agar masyarakat maklum dan memahaminya.
Walaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh".
Sebelumnya, viral Keluarga pasien warga Unit 2, Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung, menyesalkan penelantaran jenazah.
Cuitan tersebut diunggah oleh pemilik akun Instagram @voltcyber_v2, Jumat (15/3/2024) tentang layanan di rumah sakit di Lampung.
Ada empat video yang diunggah dan viral di Lampung dengan satu foto jenazah yang sudah ditutup dengan kain merah.
Adapun caption dari foto dan video yang diunggah tersebut yakni;
"Mohon atensinya untuk @rs.uripsumoharjo.lampung atas penelantaran jenazah".
"Jangan hanya karena jenazah non muslim anda tidak mau memandikan jenazah".
"Bagaimana tanggapan anda pak @rimborio sebagai direktur di @rs.uripsumoharjo.lampung?".
Pengunggah juga sempat mengancam kepada pihak Rumah Sakit Urip Sumoharjo.
"Jangan sampai aing lock semua data RS kelen jika tidak ada tanggapan sama sekali!!".
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)
| Jenazah SP Korban Penelantaran Rumah Sakit di Bandar Lampung Dimakamkan di Medan |
|
|---|
| Persi Lampung Berikan Tanggapan Dugaan Penelantaran Jenazah |
|
|---|
| Kuasa Hukum RS Urip Sumoharjo Sopian Sitepu Bantah Menelantarkan Jenazah |
|
|---|
| Arssi Lampung Minta Seluruh RS Jaga Komunikasi dengan Keluarga Pasien |
|
|---|
| Klarifikasi RS Urip Sumoharjo soal Dugaan Menelantarkan Jenazah Pasien |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Hera-anak-pasien-Sp-warga-Unit-2-Kabupaten-Tulangbawang.jpg)